Wortel dan Jagung, si Manis yang Kaya Nutrisi [Bonus Resep Bubur Jagung]

Siapa tak tahu Wortel dan Jagung. Sejak kecil kita sudah akrab banget sama dua sayuran ini. Rasanya ringan tetapi manis dan kaya nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Wortel dan jagung sering kali menjadi sayuran pendamping dari menu steak di restoran. Cukup direbus, kukus atau tumis sebentar dengan bumbu sederhana, wortel dan jagung sudah bisa dinikmati. Lalu kita bayar dengan sejumlah uang yang lumayan, haha. Padahal kalau masak sendiri di rumah ini gampang dan murah banget maaaks. Sayangnya anak-anak sering kali susah makan sayuran meskipun itu seenak wortel dan jagung. Saya biasanya mengolah wortel dan jagung menjadi orak-arik bersama kentang, buncis dan telur. Atau kalau lagi kepingin yang berkuah, dijadikan bubur jagung juga nikmat.

Wortel si warna oranye yang kaya akan vitamin A ini juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, B9, dan C, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan sodium. Duh, serius banget ya deretan kandungan gizinya. Kayak lagi belajar biologi. Tapi wortel ini memang jagoan dalam menjaga kesehatan mata. Selain itu dapat mengontrol kolesterol sehingga menurunkan resiko terkena stroke. Kandungan betakaroten (vitamin A) yang sangat tinggi dapat mencegah kanker paru, mulut, tenggorokan, lambung, usus, saluran kemih, pankreas dan payudara. Wah wah… penyakit berat semua tuh, mari kita cegah dengan rajin mengkonsumsi wortel. Karena selain itu wortel juga dapat melancarkan pencernaan.

Sedangkan jagung, sayuran bijian berwarna kuning yang mengandung karbohidrat tinggi ini enak sekali rasanya meski hanya direbus saja. Tak heran ada pedagang yang keliling menjual jagung rebus, laris banget pula. Sama halnya dengan wortel, kandungan gizi pada jagung dapat membantu melancarkan pencernaan. Ayo, yang suka sulit ‘kebelakang’ sebaiknya rajin-rajin konsumsi dua jenis sayuran ini. Mau direbus atau ditumis sama enaknya. Sudah gitu murah, lagi. Cocoklah buat menjaga kesehatan versi hemat 😛

Karena cuaca belakangan ini sedang mudah ditebak—bisa pagi-pagi mendung, siangnya malah panas mentereng, paling dalam dua jam baju basah dijemur bisa langsung kering. Lalu sorenya langit mendung kayak di film Harry Potter waktu voldemort mau datang—gelap. Dan turunlah hujan yang gak kira-kira. Nah saya juga sudah menebak kalau si kecil bakal terkena flu. Cuaca begini nih yang bikin kondisi tubuh ikutan tidak menentu. Dan ketika suasana hujan paling enak makan sup, ya. Selain menghangatkan, kaldu ayamnya juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan bagi yang sedang terkena flu.

Seperti yang saya sebutkan diawal tadi, saya suka membuat bubur jagung. Ok, sebentar, saya memang nggak jago masak, tapi kalau cuma bikin bubur jagung mah gampil maaak. Kalau ada yang mau coba ini saya bagi resepnya. Ini adalah resep pusaka dari mama mertua yang daripada hanya saya yang bisa menikmati kelezatannya, lebih baik dibagi-bagi. Anak saya sebetulnya agak susah makan. Tapi kalau dibuatin bubur jagung ini dia pasti lahap makannya. Bikin emaknya mesem-mesem kesenengan.

Oke, daripada kelamaan nanti keburu hujannya berhenti jadi kurang asik makan buburnya hahaha. Yuk, cus…

Bubur Jagung

bahan bubur jagung

Bahan :

 

250 gr

Dada Ayam Fillet (potong menjadi beberapa bagian)

2 butir

Telur Ayam (kocok lepas)

150 gr

Wortel (potong dadu)

2 buah

Jagung Manis (dipipil atau ambil bagian bijiannya)

1 siung

Bawang Bombay (cincang)

3 siung

Bawang Merah (cincang)

3 siung

Bawang Putih (cincang)

1 ruas

Jahe (geprek)

2 lembar

Daun Bawang (iris halus)

Secukupnya

Garam

Secukupnya

Lada Bubuk

Secukupnya

Margarin atau minyak goreng untuk menumis

5 sendok makan

Tepung Maizena (larutkan dengan segelas air putih)

1500 ml

Air

telur dan tepung maizena untuk bubur jagung
tepung maizena dilarutkan dengan segelas air

Cara Masak :

  1. Panaskan air lalu masukkan ayam fillet, jahe dan garam.

  2. Setelah ayam matang, angkat dan tiriskan. Jangan buang air rebusan atau kaldunya.

  3. Ayam dipotong kecil-kecil atau potong dadu.

  4. Tumis Bawang bombay, bawang merah dan bawang putih sampai harum.

  5. Masukkan kaldu ayam, tunggu sampai mendidih.

  6. Masukkan ayam yang sudah dipotong dadu, wortel dan jagung. Masak hingga matang.

  7. Masukkan telur kocok dan tepung maizena secara perlahan sambil diaduk sampai merata.

  8. Tambahkan lada dan irisan daun bawang sesuai selera.

  9. Hidangkan selagi hangat.

Note

  1. Penggunaan tepung maizena bisa sesuai selera. 5 Sendok makan untuk dimasak dengan 1500ml air adalah cukup kental. Jika tidak suka terlalu kental bisa dikurangi, atau jika sukanya yang beneran kayak bubur gitu, bisa ditambah

  2. Ayam bisa gunakan yang fillet atau potongan biasa. Saya pilih fillet karena biar gampang potong-potongnya. Selain itu sama mbak sayur yang tinggal di sebelah rumah bisa pesan minta dibawain ayam fillet. Jadinya gak repot harus ke supermarket hehe.

  3. Supaya si kecil mudah mengunyah, ayam sebaiknya dipotong kecil-kecil sekali. Kalau saya biasanya iris-iris ayam rebusnya sampai mendekati halus. Jadinya nanti hasilnya akan menyatu dengan telurnya. Nyamm.

  4. Bagi yang suka pedas bisa ditambahkan saus sambal saat memakannya. Bisa juga pakai roti kering sebagai pelengkap.

  5. Bubur jagung ini sangat mudah mulai dari persiapan sampai memasaknya. Saya juga nggak jago masak, ini menu pertama yang saya pelajari dari mama mertua dan tetap menjadi favorit anak dan bapaknya sampai sekarang. Buat yang baru belajar masak, ini gampang banget.

  6. Tidak perlu menambahkan bumbu penyedap. Kaldu yang dihasilkan dari daging ayam sudah sedap rasanya.
  7. Cocok untuk dimakan saat cuaca dingin atau sebagai menu berbuka puasa.

bubur jagung

Nah, itu dia resep bubur jagung ala saya. Semoga bermanfaat ya. Jangan kaget kalau nanti pingin nambah terus, soalnya gak ada kenyangnya makan bubur ini. Hihihi. Eh kalau resepnya sudah dicoba, boleh dong kasih laporan 🙂

Terima kasih sudah mampir.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 Replies to “Wortel dan Jagung, si Manis yang Kaya Nutrisi [Bonus Resep Bubur Jagung]”

  1. Ini biasanya dimasak ama si mbak di rumah kalo anak2 lagi males makan :D. Selalu ampuh utk naikin napsu makan mba. Kalo mamaku, masak ini pake garlic bread.. Jd no rice samasekali kalo hari itu masak creamy corn soup 😀

Leave a Reply