K-Link – Mengapa MLM Menjadi Bisnis Yang Digemari Sekaligus Ditakuti?

Saat meletakkan kata MLM pada judul blog post ini saya menyadari bahwa akan banyak pembaca yang belum apa-apa sudah kabur duluan. Mungkin kamu salah satunya? Sini, jangan pergi dulu. Saya memang ingin membahas tentang MLM, justru kalau saya hilangkan kata itu dari judulnya khawatir dibilang ‘membohongi pembaca’ seperti paradigma yang terbentuk di kalangan masyarakat bahwa MLM adalah pembohongan publik.

Kenapa sih kok tiba-tiba bahas soal MLM? Apa nggak ada topik lain? Ada, kok! Baca saja artikel lain di blog ini, nanti.

Jadi, seperti yang kita semua tahu bahwa MLM atau multi level marketing adalah sistem penjualan berjenjang yang sudah sejak lama sekali memasuki pasar Indonesia dengan segala pendapat negatif yang terbentuk di masyarakat. Bahkan ada yang anti dengan MLM, loh.

Saya sendiri ya nggak anti-anti banget, karena pernah beberapa kali join sesaat di MLM dan tidak berakhir bahagia karena sayanya malas jualan. Hahahahaha. Kadang saya tertarik untuk join MLM kalau lihat review dari para membernya yang menyebutkan ia mendapatkan penghasilan besar-besaran dari bisnisnya. Tapi kadang saya juga muak dengan mereka yang memberikan harapan terlalu tinggi namun diselingi dengan pendapat negatif tentang kompetitor.

Mengapa MLM?

Lalu mengapa bisnis MLM ini begitu banyak digemari sebagian masyarakat, namun sekaligus ditakuti dan dihindari oleh sebagian yang lain? Karena bisnis ini amat menggiurkan kalau dilihat dari testimoni membernya, sedangkan pada kenyataannya mungkin tak sebanding dengan harapan yang terlalu tinggi.

MLM Yang Memiliki Daya Tarik

Inilah hal-hal yang membuat orang tergiur dengan bisnis MLM.

  • Fleksibel, tidak terikat jam kerja dan bisa dilakukan kapanpun-dimanapun.
  • Produk yang menarik, berkualitas dan sangat diminati. Bahkan ada member yang join MLM hanya agar bisa memakai atau mengkonsumsi produk tertentu dengan harga yang lebih murah.
  • Penghasilan besar, semakin banyak produk terjual maka semakin besar keuntungan yang diraih. Semakin banyak merekrut member maka semakin banyak pula komisi yang didapat.

MLM Yang Dihindari

Setiap hal ada sisi positif disertai dengan sisi negatif, tak terkecuali bisnis MLM. Berikut adalah alasan banyak orang menghindarinya.

  • Tidak percaya diri ketika harus berhadapan dengan orang lain dalam rangka merekrut member.
  • Enggan untuk menawarkan produk kepada calon pembeli, karena malu atau tidak terbiasa.
  • Harga produk yang lebih mahal dibandingkan produk sejenis yang dijual bebas di pasaran.
  • Pendapat negatif tentang MLM yang sudah meluas di kalangan masyarakat membuat apa kata mereka menjadi penting untuk dipertimbangkan.
  • Wajib Tupo alias tutup poin membuat member agak kelabakan dalam memenuhi poin bulanan yang menjadi standar tertentu.
  • Personal yang terlalu agresif dalam menawarkan untuk bergabung bisnis MLM membuat seseorang kurang nyaman dan akhirnya menolak ajakan tersebut.

Bisnis MLM banyak jenisnya dengan produk dan point system berbeda-beda. Banyak MLM yang menjanjikan keuntungan besar, barang-barang mewah, perjalanan ke luar negeri hingga puncak kesuksesan yang bisa dicapai oleh seseorang.

Inilah yang menjadi senjata bisnis MLM dalam merekrut member. Tapi, apakah benar semua itu memang semudah kedengarannya? Mengapa MLM dengan gampangnya mengobral janji-janji itu?

Mengenal K-Link Indonesia

K-Link merupakan salah satu perusahaan penjualan langsung yang terpercaya dan terkemuka di Indonesia, sebagai anak perusahaan dari K-Link International yang berpusat di Malaysia dan telah berkembang pesat serta beroperasi di 46 negara.

Pertama kali mengenal K-Link saya belum tahu kalau ini adalah sejenis multi level marketing, yang ketika beberapa bulan lalu saya diundang untuk menghadiri Anniversary K-Link Care Center. Yaitu pusat terapi dan sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari kalangan keluarga kurang mampu.

Baca juga : K-Link Care Center Charity Cantik Yuukk

Pada kesempatan tersebut, beruntung sekali karena yang memperkenalkan K-Link secara langsung adalah Presiden Direktur K-Link Indonesia yaitu Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh, seorang berkebangsaan Malaysia yang sudah menganggap Indonesia sebagai negara kedua baginya.

Dato-Md-Radzi-Saleh

Dato’ Radzi, very humble person

Dato’ Radzi—begitu beliau biasa dipanggil, merupakan pribadi yang sangat ramah dan hangat menurut saya. Kelihatan sekali beliau ingin membangun suasana yang harmonis pada perusahaan yang dipimpinnya. Tak hanya itu, kepada para blogger pun Dato’ Radzi kelihatan sangat down to earth.

Beliau tak segan turun ke keramaian pengunjung saat bazar pada acara Charity, bahkan ketika ada pertunjukan tari dari murid-murid K-Care, Dato’ Radzi berdiri menonton di sebelah saya.

Pada kesempatan yang lain saya kembali menerima undangan spesial untuk hadir dalam acara blogger gathering pada hari Rabu, 27 September 2017 bertempat di lantai 10 K-Link Tower, Jakarta. Gathering kali ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam mengenai bisnis dan marketing plan K-Link.

k-link-gathering-3

Photo : Instagram @indoblognet

Seperti biasanya Dato’ Radzi selalu hadir menyapa tamu undangannya. Kali ini beserta dua orang member K-Link dari Malaysia yaitu Bapak Chairil Anwar dan Bapak Asrul yang telah lama menggeluti bisnis K-Link hingga mencapai kesuksesan tertentu.

MLM Murni Berbasis Syariah

K-Link Indonesia telah 15 tahun berdiri dan hingga kini terus berinovasi dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan produk yang dijual diantaranya suplemen kesehatan, kecantikan, perawatan tubuh hingga peralatan rumah tangga.

K-Link merupakan bisnis multi level marketing murni—bukan money game. Bisnis berbasis syariah ini telah mendapatkan kepercayaan dari jutaan member baik dari segi bisnis maupun produk yang dijual. Keuntungan yang didapatkan dan didistribusikan kepada member adalah dari hasil penjualan produk, bukan dari biaya pendaftaran member.

Meski demikian, orientasi K-Link bukanlah semata fokus pada keuntungan, melainkan pada kualitas produk yang dijual sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kadang kala, MLM yang berfokus pada keuntungan dapat lalai terhadap kualitas suatu produk sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Untuk menumbuhkan rasa kepercayaan di tengah masyarakat maka K-Link telah memiliki gedung sendiri di Jakarta, setinggi 25 lantai. Ini menandakan keseriusan K-Link dalam membangun jaringan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi khalayak ramai.

Produk Unggulan K-Link

K-Link memiliki produk kesehatan yang teruji dan telah terbukti khasiatnya. Salah satu produk unggulannya adalah K-Liquid Chlorophyll, supplemen untuk membantu kesehatan yang terbuat dari bahan alam daun alfalfa dan baik digunakan dalam bentuk cair.

Manfaat K-Liquid Chlorophyll

  1. Membersihkan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  2. Menyeimbangkan hormon dan kandungan asam basa dalam tubuh.
  3. Memelihara, memberikan nutrisi dalam pembentukan darah untuk meningkatkan kadar oksigen dan jumlah sel darah merah.
  4. Baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri, meningkatkan kesehatan mulut, melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan bau badan, anti-kanker, mempercepat proses penyembuhan, mengurangi masalah kewanitaan dan meningkatkan fungsi paru-paru.
k-liquid-chlorophyll

Suplemen Kesehatan K-Liquid Chlorophyll

Untuk satu botol ukuran 500 ml K-Liquid Chlorophyll dibandrol seharga Rp. 143.000, dengan anjuran minum sehari 1-3 kali 1 sendok makan dicampur dengan segelas air putih. Harga yang reasonable untuk keperluan satu bulan dan menyehatkan keluarga.

Masih banyak lagi produk lainnya yang nanti akan saya review secara terpisah ya. Tapi untuk K-Liquid Chlorophyll ini memang saya sudah coba dan tubuh serasa jadi lebih segar terutama ketika bangun tidur di pagi hari.

Baca juga : Multivitamin K-Vit C Plus Teavigo

K-Link Membership

Ingin mencoba produk K-Link yang sudah saya sebutkan di atas? Silahkan ya, jangan ragu-ragu dan rasakan sendiri manfaatnya. Semua produk K-Link bisa didapatkan di K-Mart, ground floor K-Link Tower Jakarta atau bisa juga di stockist yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Syaratnya dengan menunjukkan ID Card K-Link. Jika belum punya silahkan mendaftar dulu, caranya klik disini.

Biaya pendaftaran keanggotaan terbagi menjadi 2 tipe :

  1. Membayar sebesar Rp. 200.000, member akan mendapatkan ID Card, starter kit dan produk.
  2. Membayar sebesar Rp. 50.000, starter kit bisa di-download.

Saat ini K-Link sedang mengembangkan digital membership, yaitu pendaftaran secara online dan link referal yang dapat dibagikan di social media atau blog untuk merekrut member baru. Konsep ini dibuat karena K-Link melihat besarnya peluang yang dapat diambil oleh masyarakat dengan kemajuan teknologi seperti sekarang, dimana semua bisa dilakukan serba online. Termasuk di dalamnya para blogger dan influencer.

k-link-gathering-2

Photo : Instagram @indoblognet

Kreatifitas yang dimiliki para blogger dan influencer diharapkan dapat membawa K-Link pada jangkauan yang lebih luas lagi. Dengan dukungan penuh berupa pelatihan bagi member yang secara berkala dilaksanakan di K-Link Tower.

Selain mendapat pelatihan, member juga akan dikenalkan pada marketing plan K-Link yang memang sengaja diterapkan secara transparan. Agar semua member dapat memahani bagaimana perhitungan bonus yang berlaku.

Tips Memilih dan Menjalankan Bisnis MLM

Dengan beragamnya bisnis MLM di Indonesia, semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa sukses, asalkan dijalani dengan baik dan benar. MLM kian membuka kesempatan kepada semua orang namun ada trik khusus yang perlu dilakukan sebagai strategi menuju kesuksesan.

Setelah mengenal K-Link selama beberapa bulan ini saya memahami bahwa tidak ada janji-janji yang terlalu muluk dalam berbisnis. Yang ada hanyalah semangat juang dari manusia itu sendiri untuk mencapai kata sukses. Seperti kalimat yang berulang kali disebutkan oleh Dato’ Radzi, bahwa “Uang tidak jatuh dari langit”. Memang benar adanya, barang siapa tidak bekerja keras maka tidak akan mendapatkan mimpinya.

Dari gathering yang saya ikuti, dapat disimpulkan beberapa tips dalam memilih dan menjalani bisnis MLM agar tidak ada kekecewaan di kemudian hari. Tips ini juga dapat diterapkan pada bidang pekerjaan yang lain.

Identitas

Sangat penting untuk mengetahui identitas usaha yang akan kita jalani. Mulai dari domisili, gedung kantornya, profile pimpinannya dan produk yang ditawarkan. Cari tahu juga testimoni dari para membernya yang menggambarkan bisnis tersebut.

Mengenal Bisnis Plan

Kenali bisnis plan dari suatu usaha, apakah sesuai dengan karakteristik kita sebagai calon member. Bisnis plan yang baik adalah yang mengedepankan mutu produk dan kesejahteraan member.

Belajar Dari Yang Berpengalaman

Setelah menjadi member ada baiknya kita belajar dari mereka yang telah lebih dulu bergabung dan memiliki pengalaman berharga yang lebih banyak lagi. Jangan sungkan untuk bertanya dan meminta kejelasan dari suatu sistem atau produk. Member yang profesional adalah yang peduli pada member lainnya.

Kreatif dan Inovatif

Kembangkan terus kreatifitas kita dalam berbisnis. Lakukan berbagai cara positif agar orang lain tertarik untuk bergabung menjadi downline. Namun tidak perlu dengan cara mengumbar janji-janji manis, apalagi memaksa orang lain untuk bergabung.

Tekun dan Semangat

Selalu tekun menjalani sesuatu adalah kunci dari sebuah hasil yang memuaskan. Jangan pernah patah semangat, karena kita tentu tidak ingin apa yang telah dibangun dari awal pada akhirnya harus berhenti di tengah jalan.

Banyak pilihan dalam menentukan bisnis MLM yang ingin digeluti, K-Link adalah salah satunya. Dan mengapa MLM yang menjadi pilihan? Jawabannya, mengapa tidak?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 thoughts on “K-Link – Mengapa MLM Menjadi Bisnis Yang Digemari Sekaligus Ditakuti?

  1. Ucig says:

    Pernah ikut MLM.. tapi sekarang udah nggak lagi. Klo KLink ini juga udah familiar baca dipapan nama klo lagi di jalan hehe cuma blm tau produk unggulannya apa.. nah jadi tau deh sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *