First Happiness - Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Beberapa waktu lalu saya sempat update status di facebook, tentang kegiatan keluarga Indonesia menonton televisi bersama-sama. Seperti dahulu, dimana kita terbiasa nonton televisi bareng mama, papa, kakak, adik. Menyaksikan acara seru macam Kuis Family 100 atau Komunikata dan kita sama-sama main tebak-tebakan jadinya.

Sekarang? Seiring perkembangan zaman maka berkembang pula perlengkapan digital yang ada di rumah kita. Setiap anggota keluarga memiliki gadget masing-masing dan mempunyai tontonan kesukaannya sendiri.

Status Facebook - Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Entah karena sekarang sudah sulit mendapatkan tontonan bermutu di televisi, atau memang streaming online itu lebih mengasyikkan? Awalnya saya kira juga begitu, kadang saya menghabiskan waktu berjam-jam menonton film streaming sambil mengerjakan tugas mulia—nyetrika baju. Tapi lama-kelamaan bosan juga, sih. Padahal belum semua film habis ditonton.

Dan ketika malam minggu ruang keluarga terasa sepi, hanya sayup terdengar suara televisi dan gadget dari kamar masing-masing, kerinduan itu akhirnya hadir. Saya kangen nonton TV rame-rame. Satu-satunya momen nonton bersama adalah ketika saya menemani Hammam nonton film kesukaannya, yang sudah puluhan kali kami putar. Ya, hanya kami berdua.

Seandainya di rumah sudah pakai layanan TV Cable yang menyediakan beragam tontonan menarik dan HD, mungkin ceritanya bisa berbeda. Seperti waktu kami liburan tahun baru ke Bandung, yang di villa-nya terdapat TV Cable, rame-rame kami nonton film sambil ngemil atau makan mi instan. Sesekali tertawa, saling melempar komentar tentang filmnya. Momen kebersamaan kayak begini sebetulnya seru ya, biar makin akrab dengan keluarga.

Sayangnya sampai sekarang belum punya TV Cable, karena sama seperti jodoh—belum ketemu yang pas. Saya maunya kalau TV Cable itu dari First Media. Karena pernah punya pengalaman menggunakan layanan-nya selama saya bekerja dulu. Mulai dari pasang—semula hanya layanan FastNet atau internetnya saja, sampai dengan upgrade ke TV berbayar, semua dilakukan dengan mudah, cepat dan efisien. Koneksinya stabil dan jarang sekali ada kendala.

First Media #FirstHappiness Campaign

First Media merupakan pemimpin dan pioneer di industri TV cable dan internet broadband di Indonesia. Beragam produk berkualitas dengan nilai terbaik sudah tersedia dan terus menerus ditingkatkan secara konsisten. Dengan konsentrasinya pada kepuasan pelanggan, First Media ingin berbagi kebahagiaan melalui #FirstHappiness Campaign. Yaitu dengan cara memberikan free speed upgrade hingga 250 Mbps selama 12 bulan kepada pelanggannya.

Beberapa waktu lalu ketika saya diundang untuk menghadiri launching-nya, wow saya semangat sekali untuk hadir berharap ada kabar baik siapa tahu daerah tempat tinggal saya sudah bisa masuk jaringan First Media. Selama ini kenapa saya belum punya First Media di rumah ya karena daerah saya belum ter-cover. Sedih.

Bertempat di Resto Brewerkz – Senayan City, Jakarta Pusat, pada hari Rabu tanggal 22 November 2017, acara berlangsung cukup meriah dengan diadakannya kontes foto Instagram.

Baca juga : Ada Es Krim Enak di Senayan City

Sebetulnya apa sih, tujuan dari Campaign ini?

Karena kebutuhan masyarakat terhadap internet semakin tinggi, di mana First Media adalah TV Cable dan internet provider yang tercepat di Indonesia, makanya semua kebutuhan ini dengan sedang hati di-cover oleh First Media dalam memberikan layanan terbaik. Berhubung internet mungkin dapat memberikan dampak negatif apabila tidak dipergunakan dengan bijak, First Media memiliki harapan bahwa kecepatan akses internet justru dapat mentransformasi kehidupan masyarakat melalui teknologi.

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan dengan bantuan teknologi. Mulai dari kepuasan diri sendiri, menularkan kebahagiaan kepada orang-orang terdekat, hingga memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka yang di luar jangkauan. Coba simak video berikut ini.

Dalam kesempatan ini, Cheif Marketing Officer PT. Link Net Tbk., Ibu Liryawati mengatakan, “Perjalanan First Media selama dua dekade beroperasi untuk memberikan layanan TV berbayar dan internet broadband berjalan memuaskan, terbukti dengan pertumbuhan pelanggan pertahun rata-rata konsisten mencapai 15%. Hal ini sekaligus menunjukkan adanya pertumbuhan pelanggan yang puas akan layanan dan produk First Media.”

Liryawati 1024x608 - Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Ibu Liryawati, Cheif Marketinng Officer PT. Link Net Tbk

Berdasarkan data yang dikeluarkan Cisco bertajuk ‘Indonesia 2021 Forecast Highlight’, rata-rata kecepatan internet di Indonesia mencapai 7.4 Mbps pada tahun 2016 dan akan meningkat menjadi 16.0 pada tahun 2021. Lalu lintas internet akan mengalami peningkatan sebesar 37% setiap tahunnya dalam 4 tahun mendatang, yang mana konten video menjadi juara dari seluruh arus internet yaitu sebesar 74%.

“Untuk mengantisipasi adanya permintaan terhadap penggunaan internet yang akan terus meningkat, kami berinisiatif untuk menyediakan free speed upgrade hingga 250 Mbps bagi semua pelanggan. Hal ini semakin meningkatkan kecepatan rata-rata internet pelanggang menjadi 20 Mbps, atau 50% lebih cepat.” kata Mr. Desmon Poon, Cheif Technology Officer and Head of Product PT Link Net Tbk.

Speed upgrade diberikan secara bertahap sesuai dengan paket internet yang dimiliki oleh pelanggan. Mulai dari peningkatan menjadi 6 Mbps untuk Family package, hingga 250 Mbps untuk Ultimate package.

Spread Happiness, Create Value

Sesuai dengan tagline-nya, First Media mengedepankan kepuasan pelanggan dalam hal ini sebagai “Happy Customer”. Maka dari itu peningkatan layanan tak hanya dilakukan untuk kecepatan internet saja. Tetapi juga pada penanganan dari pihak First Media jika ada kendala di lapangan.

Salah satu Happy customer yang juga hadir pada hari itu adalah seorang artis dan traveler Ramon Y. Tungka. Cowok ganteng ini berpendapat bahwa internet telah menjadi kebutuhannya sehari-hari yang juga mendukung aktivitas serta karirnya. Malahan, teman-teman Ramon sering bertandang ke rumahnya gara-gara terkenal dengan akses internet super cepat di rumah Ramon. Wah seru sekali.

Kemudian Bapak Edward Sanusi selaku Direktur Operasional PT. Link Net Tbk., mulai menjelaskan bahwa jaringan yang bermasalah secara garis besar dapat diakibatkan oleh 3 hal, yaitu : kebakaran, pembangunan/perbaikan jalan/saluran air dan kecelakaan. Yang kemudian akan terjadi gangguan secara massal di suatu titik. Dan biasanya pelanggan langsung menghubungi customer service First Media untuk komplain.

Edward Sanusi 1024x541 - Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Edward Sanusi, Direktur Operasional First Media

Dahulu, jika ada kendala seperti ini mungkin saja customer service belum mengetahui permasalahan yang sebenarnya, sehingga hanya dapat memberikan jawaban “Akan kami tindaklanjuti”, atau yang semacamnya. Kemudian dengan memaksimalkan perkembangan teknologi kini First Media telah memiliki standar sendiri yang pada akhirnya dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan.

First Media Digital Channel (Apps, Web)

Dengan adanya aplikasi MyFirstMedia atau akses cek.firstmedia.com melalui website, memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk  mengetahui berbagai informasi terkait First Media, termasuk kendala yang sedang terjadi.

Apabila terdeteksi terjadi masalah pada suatu titik, First Media akan memberikan notifikasi via email ataupun aplikasi. Sehingga pelanggan tidak perlu panik dan secara massal menghubungi customer service hingga jaringan telpon ke customer service menjadi sibuk dan pelanggan beranggapan bahwa pelayanan First Media tidak memuaskan.

Pada notifikasi ini biasanya sudah ada estimasi waktu penyelesaian masalahnya, sehingga pelanggan lebih tenang dan sabar menanti.

Real Time Alarm

Real time alarm adalah teknologi yang dipasang pada jaringan kabel fiber. Jadi apabila jaringan terputus, dalam kurun waktu yang relatif singkat akan memberikan alarm peringatan kepada bagian terkait. Alarm inilah yang mendukung dibuatnya notifikasi untuk pelanggan melalui email, aplikasi maupun automatic voice response pada nomor telepon customer service.

Proactive Compensation

Sebagai bukti layanan prima, First Media bersedia memberikan kompensasi atas jaringan yang terputus, bahkan tanpa pelanggan mengajukan komplain. Jumlah kompensasi yang dikeluarkan tidaklah sedikit, namun ini menjadi acuan bagi First Media untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan meminimalisir gangguan pada jaringan.

“Pelanggan tidak hanya mendapatkan pengalaman mengesankan ketika menonton tayangan bermutu dan akses internet broadband yang lebih cepat. Pelanggan juga dapat mengetahui berbagai informasi menyangkut layanan yang dana jda juga berbagai paket tambahan yang ujungnya adalah upaya meningkatkan pengalaman berkesan bagi keluarga,” pungkas Edward Sanusi, Direktur Operasional PT Link Net Tbk.

Dengan adanya sistem ini maka First Media telah berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan, 16% pelanggan yang telah terbiasa berinteraksi melalui digital channel, 92% masalah langsung dapat selesai dan customer service bisa lebih fokus menangani masalah yang lebih serius.

Fresh and Happy Customer

Bicara soal pengalaman mengesankan dalam menonton tayangan bermutu, First Media menghadirkan pula seorang Psikolog keluarga, Efnie Indrianie. Yang memberikan pandangan tentang artinya kebersamaan dalam sebuah keluarga dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang.

First Media

Talkshow First Happiness

“Waktu bersama keluarga sangat penting untuk memperkuat ikatan keluarga. Nonton bareng di rumah menjadi momen untuk dapat meningkatkan kualitas kebersamaan dan mendorong peran orang tua untuk lebih terlibat dalam menyeleksi program yang layak ditonton oleh anak. Menonton pun menjadi pilihan Me Time untuk membuat perasaan lebih fresh dan lebih happy yang bisa menular ke orang sekitarnya. Dan juga sebagai perekat hubungan sosial dengan sesama teman ketika berada di rumah.” Ungkap psikologi cantik tersebut.

Baca juga : Me Time, Mood Booster Terbaik

Nah, makanya kan saya rindu banget pengin nonton tivi sama-sama lagi dengan anggota keluarga. Sayangnya sampai sekarang First Media memang masih belum meng-cover daerah tempat tinggal saya. Tetapi telah dijelaskan oleh Pak Edward bahwa secara bertahap sedang dilaksanakan perluasan jaringan.

Semoga ya, bisa cepat sampai ke sini. Saya amat menantikan.

www.firstmedia.com

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *