Inovasi Philips 1 - Inovasi Penuh Makna untuk Gaya Hidup Sehat Keluarga

Inovasi Penuh Makna untuk Gaya Hidup Sehat Keluarga

Setiap kali bertemu dengan kawan lama, biasanya mereka akan mengomentari penampilan saya yang kurus-kurus saja—kata mereka. Padahal ya saya enggak kurus-kurus amat kok. ‘Hampir’ sesuai lah sama tinggi badan. Ada yang mengira saya diet supaya kurus, padahal enggak juga. Saya hanya menjaga porsi makan. Itu pun bukan karena saya pengin kurus, melainkan karena saya enggak mau gemuk. Nah, loh!

Honestly saya belum menerapkan pola hidup sehat yang sebenarnya karena sejak punya anak saya enggak pernah olahraga. Padahal olahraga itu meskipun melelahkan tapi bisa memberikan efek kesegaran pada tubuh. Ya, olahraga ala saya hanya sebatas main-main bola di halaman sama Hammam. Mungkin banyak juga para ibu muda yang telah kehilangan waktu luangnya, hingga mau olahraga saja terasa sulit. Kalau masih bisa kontrol porsi makan sih mending, ya.

Bicara soal makanan dan olahraga yang berkaitan dengan gaya hidup sehat, Philips Indonesia menyelenggarakan campaign #ThePowerofHomamadeFood. Dengan beberapa kegiatan yang diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan peralatan dapur Philips. Mulai dari cooking demo hingga edukasi melalui video tentang makanan sehat.

Ada pula talk show untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi hidup sehat yang mana saya berkesempatan untuk hadir. Waktu itu undangannya dikirimkan secara spesial, karena disertai dengan menu ayam panggang, donat kentang dan jus buah. Makanan dan minuman tersebut diolah dan diproses dengan menggunakan peralatan dapur terbaru dari Philips.

View this post on Instagram

Maafkan pagi-pagi upload beginian. Jangan lapar dulu ya.. . . Menu ini adalah ayam panggan dan donat kentang. Keduanya dipanggang dengan Philips Airfryer. Ayamnya empuk banget dan gurih. Donatnya pun uwenak. . . Jusnya dibuat dengan Philips Slow Juicer yang dilengkapi dengan soft squeezing technology. Ekstrak sari nutrisi buah dan sayurnya mencapai 80%. . . Jus apel ini tanpa gula, tapi rasanya maniiis banget. Kalau yang hijau itu campuran bayam, nanas dan lemon. Asli segarnya, nggak langu bayamnya. . . Oh i love it. A lot!! . . Kedua produk philips yang saya sebut di atas insya allah akan launching next week. So, excited!! @philipshomeliving . . #InovasiDapurPhilips #ThePowerOfHomemadeFood

A post shared by Dzulkhulaifah Rahmat (@dzulkhulaifah) on

Siapa juga yang enggak tertarik datang kalau undangannya dari Philips, ya kan? Saya suka dengan inovasinya yang mengagumkan. Makanya beruntung banget sudah beberapa kali dapat undangan event Philips. Apalagi sudah mencoba sendiri hasil masakan dari Philips Airfryer. Duh penasaran dan sabar menanti seminggu lebih untuk berjumpa dengan alat-alat canggih ini.

Acara ini digelar pada hari Kamis tanggal 7 Desember 2017 di Satoo Garden Shangri-La Hotel Jakarta. Dihadiri oleh teman-teman blogger dan media serta hadir pula para narasumber dalam talkshow bertema #ThePowerOfHomamadeFood, yaitu Chef Arimbi dan dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi.

Philips Indonesia Campaign

Acara dibuka dengan sambutan dari  Yongki Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia. Beliau mengatakan bahwa saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat semakin meningkat. “Namun secara umum masyarakat kita masih dalam fase kuratif. Melalui produk dan kegiatan-kegiatannya, Philips ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk masuk ke fase preventif. Sehingga dapat mencegah penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.”

Sementara itu dr. Cindiawaty mengungkapkan perihal pola hidup masyarakat Indonesia terkait dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.  “Umumnya ibu dan keluarga Indonesia tahu dan paham soal gaya hidup sehat termasuk bagaimana pola makan sehat bagi keluarganya. Namun yang seringkali diabaikan adalah proses memasaknya. Sangat disayangkan apabila bahan bakunya sudah sehat,namun proses memasaknya justru menghasilkan makanan yang tidak sehat. Sehingga gizi makanan tidak maksimal.

“Misalnya proses menggoreng yang tentu saja menggunakan minyak yang banyak. Penggunaan minyak ini akan meningkatkan total asupan kalori seseorang. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menjadi obesitas. Obesitas, berhubungan dengan berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung dan lain sebagainya. Memasak sehat bisa juga dilakukan dengan cara masak yang sederhana seperti mengurangi penggunaan minyak”. Ujar Dokter Spesialis Gizi di RS Medistra tersebut.

Philips Talkshow

Sedangkan Chef Arimbi dan keluarganya telah terbiasa memakan makanan sehat yang dibuat sendiri di rumah. Secara beliau kan memang hobinya masak, jadi sudah tak ada beban lagi memasak beraneka menu sehat untuk keluarga. Agak beda ya dengan ibu-ibu yang enggak hobi masak—kayak saya. Ada saja alasannya, enggak ada waktu lah, bumbunya susah lah, alat masaknya enggak mumpuni dan lain-lain lagi.

Bagaimana Gaya Hidup Sehat yang Benar?

Yongki Sentosa mengaku dirinya telah menjalankan pola hidup sehat sejak delapan tahun terakhir. Selain menjaga asupan makanan juga berolahraga setiap hari disela kesibukannya sehari-hari. “Meskipun tidak tentu jamnya, tapi saya selalu berusaha untuk berolahraga setiap hari. Entah itu pagi, sore atau malam,” katanya.

Begitu pula dengan Chef Arimbi yang merasa bahwa olahraga sudah menjadi kebutuhan. Setiap hari harus olahraga, entah itu jogging, bersepeda atau treadmil. Karena jika tidak olahraga maka badannya akan terasa lemas.

Baca juga : Tips Memilih Sepeda

dr. Cindyawaty mengatakan bahwa olahraga yang ideal berdurasi 150 menit seminggu. Bisa dilakukan dengan rata-rata 20 menit setiap hari atau dengan durasi 30 menit dalam 5 hari. Kita bisa mengaturnya sesuai dengan waktu yang kita miliki. Bila perlu kita bisa mengajak teman untuk berolahraga bersama. Kan di Indonesia lumrah ya, apa-apa paling enak kalau ada temannya. 😛

Kemudian olahraga harus diimbangi dengan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, tidur yang cukup dan refreshing jika diperlukan. Nah yang suka begadang tapi kurang liburan—kayak saya lagi—bisa diatur deh waktunya biar semua kebutuhan jiwa raga terpenuhi.

Baca juga : Sering Bekerja Larut Malam? Jangan Lupakan Yang Ini…

Secara teori sih mudah, ya. Tinggal kitanya yang bertekad menjalankan atau tidak. Terutama untuk olahraga yang amat berat dilakukan. Maklum saja, ibu-ibu itu pagi harinya dihiasi dengan urusan dapur. Dan selalu berpikir ‘olahraga bisa nanti-nanti, yang penting suami dan anak-anak bisa bawa bekal.’

Tapi, sudah tepatkah menu yang kita masak untuk keluarga?

Baca juga : Nutrisi Terbaik 1.000 Hari Pertama

Inovasi Philips untuk Keluarga Indonesia

Philips Indonesia adalah bagian dari Royal Philips (NYSE: PHG,, AEX: PHIA). Yang merupakan perusahaan teknologi kesehatan terkemuka yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat. Mulai dari gaya hidup sehat, pencegahan, diagnosis, pengobatan hingga perawatan.

Philips meluncurkan 4 produk terbarunya sekaligus, berupa perlatan dapur yang ergonomis dan memudahkan pekerjaan para ibu di dapur. Sehingga kita bisa memiliki lebih banyak waktu lagi untuk keluarga.

Apa sajakah produk baru tersebut?

Philips HR1889 Slow Juicer (150 Watt)

Buah-buahan sangat baik manfaatnya bagi tubuh. Bagi yang sudah terbiasa konsumsi buah tentu sudah tak ada kendala lagi, buah seakan menjadi pelengkap hidup. Kalau enggak makan buah, rasanya ada yang kurang. Betul?

Bagi yang kurang suka makan buah—atau suka tapi malas menyiapkannya, Philips Slow Juicer bisa menjadi solusi. Tinggal ubah buah-buahan yang kita mau menjadi segelas jus, lalu teguk kesegarannya.

Philips Slow Juicer HR1889 dilengkapi dengan teknologi Soft Squeezing, untuk mengekstrak sari nutrisi buah dan sayur hingga 80%. Jadi sistemnya ini dia memeras dan akan menyisakan ampas. Lho, berarti nutrisinya enggak 100% dong? Ya kalau mau 100% makan buah utuh kak, jangan dibikin jus.

Cara pakainya gampang banget, tinggal masukkan buah atau sayuran melalui feeding tube kemudian dorong ke dalam hingga bahan-bahan tersebut diproses menjadi jus. Feeding tube-nya cukup besar, berukuran 70mm sehingga tidak perlu repot lagi memotong buah. Itu bisa muat loh satu buah apel bulat-bulat.

Philips Slow Juicer

Nah yang di foto ini saja satu buah nanas bisa masuk tanpa harus dipotong terlebih dahulu. Saya sempat mencoba juga membuat jus dengan Slow juicer ini dan ternyata memang gampang sekali. Rasa jusnya juga segar banget, saya sampai habis 2 gelas jus jeruk dan 1 gelas jus jeruk + nanas. Eh, kok doyan amat?

Satu lagi keunggulannya adalah katup penutup sari jus yang menetes atau Drip Stop. Jadi ketika kita memindahkan jus dari wadah slow juicer ke gelas atau pitcher, sisa jusnya enggak tumpah-tumpah. Bikin dapur jadi bersih selalu. Kan dapur yang bersih adalah idamannya para ibu, tho?

Philips HD9045 Bread Maker (600 Watt)

Alat yang satu ini adalah si pintar pembuat roti. Kalau saya di rumah selalu sedia roti, karena Hammam cuma mau sarapan kalau ada roti pakai topping cokelat. Waktu lihat Philips Bread Maker untuk pertama kalinya entah mengapa ia serasa memanggil-manggil manja minta dimiliki.

Sebagai orang yang kurang hobi masak, saya enggak pernah membayangkan bahwa diri saya ini berada di dapur untuk membuat roti. Tapi kalau pakai Philips HD9045 Bread Maker siapa saja bisa membuat roti. Kenapa? Karena sesuai dengan petunjuk dan demo dari Chef Arimbi, membuat roti dengan alat ini kita hanya tinggal memasukkan bahan-bahannya saja. Kemudian tekan tombol untuk memanggang roti dan tunggu sekitar 2 jam 45 menit. Voila, roti pun siap dihidangkan untuk keluarga.

Bread Maker

Terdapat 14 pengaturan untuk membuat berbagai jenis tori, seperti : roti manis, roti gandum, roti bebas gluten hingga selai. Kita juga bisa memilih tingkat kecokelatan roti, dari yang agak kecokelatan hingga sangat cokelat. Ukuran rotinya juga bisa disesuaikan, mau yang 750gr atau 1kg.

Yang istimewa dari alat ini adalah fitur Delay Cooking, yang memungkinkan kita menghasilkan roti pada jam yang dapat diatur. Misalnya kita masukkan bahan jam 10 malam, tetapi ingin rotinya matang di jam 5 pagi. Berarti tinggal set timer 7 jam kemudian, kita tinggal tidur, dan selepas b subuh rotinya siap dimakan.

Philips HR2332 Noodle & Pasta Maker (150 Watt)

Selain membuat roti, rasanya mustahil juga bagi saya untuk membuat mie sendiri di rumah. Noodle & Pasta Maker ini memungkinkan kita untuk berkreasi di dapur sendiri, membuat mie dan pasta warna-warni untuk anak-anak pasti seru.

Chef Arimbi memberi tips, jika ingin menghasilkan pasta beraneka warna kita bisa memanfaatkan sari dari sayuran seperti bayam dan wortel atau buah bit. Jika menginginkan warna kuning kita bisa juga menggunakan kunyit. Kerennya, warna kunyit ini enggak akan menempel di alatnya, asalkan setelah pakai langsung dibersihkan.

Noodle Maker

Ketika mie mulai keluar sebaiknya dirapihkan menggunakan tangan, supaya hasilnya bagus.

Sama seperti penggunaan bread maker, kita hanya tinggal memasukkan bahan-bahan (tepung terigu dan kuning telur, ditambah warna dari sayuran jika perlu) lalu tunggu selama kurang lebih 18 menit sampai pastanya jadi. Whaaa, alat dapur impian banget enggak sih. Saya tuh kebayangnya bisa seru-seruan sama Hammam bikin mie warna-warni, sekalian dia kan sedang tahap menghapal warna.

Satu paket Philips HR2332 sudah termasuk 4 cetakan adonan (spaghetti, fetucini, macaroni dan lasagna), alat pemotong mie dan dilengkapi juga dengan buku resep.

Noodle

Spaghetti yang dihasilkan dari Philips Noodle Maker, saya bawa pulang dan rasanya beneran enak.

Philips HD9623 Airfryer (1450 Watt)

Airfryer adalah alat yang digunakan untuk menggoreng dan memanggang dengan menggunakan tenaga listrik. Karena proses menggoreng yang tanpa atau sedikit sekali minyak, maka akan menghasilkan makanan yang 80% lebih sedikit lemak. Tentunya makanan yang rendah lemak lebih baik untuk tubuh.

Dilengkapi dengan teknologi turbostar unik yang dapat menghasilkan udara super panas untuk menggoreng berbagai jenis makanan dengan lebih cepat dan merata. Jadinya selama memasak kita enggak perlu membalik makanan. Kapan lagi coba, manggang ayam sambil nge-teh cantik atau sambil nemenin si kecil mencari kelerengnya yang hilang. Tsaaaah.

Terapat dua jenis pan yang memiliki fungsi berbeda yaitu grill pan untuk proses memanggang dan fry pan untuk menggoreng.

Memasak di Rumah Sesuai Kebutuhan Keluarga

Dengan hadirnya inovasi terbaru dari Philips, bukan berarti kita jadi enggak boleh makan di luar loh ya. Sekali-sekali ya mari kita makan enak di restoran. Semua makanan itu enak. Tapi makanan yang di jual di luaran sifatnya umum, untuk dinikmati oleh siapapun. Sedangkan jika memasak di rumah pasti kita pilih menu yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Baca juga : Ketika Beli Lauk Menjadi Pilihan Ibu Yang Sibuk

Misalnya untuk anggota keluarga yang memiliki kadar kolesterol tinggi, tentunya kita akan siapkan makanan yang rendah kolesterol. Untuk itulah diperlukan kecermatan memilih bahan makanan hingga cara memasaknya. Jika diperlukan pilih pula alat masak yang mendukung untuk menciptakan makanan ‘enak dan sehat’.

Jika diberi pilihan dari keempat produk baru Philips di atas, pertama saya akan memilih slow juicer untuk dimiliki. Karena saya kurang rajin makan buah dan dari dulu kepengin punya juicer yang bagus supaya bisa minum jus enak setiap hari. Tiga item produk lainnya, bisalah menyusul 😛

Dan kalau urusan dapur sudah terbantu sama alat canggih bagai asisten, jangan lupa olahraga yuk. Bukannya biar kurus, tapi biar sehat 🙂

www.philips.co.id

  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

9 thoughts on “Inovasi Penuh Makna untuk Gaya Hidup Sehat Keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *