printer brother

Stress Jadi Pegawai? Coba Ganti Printernya

Apakah kamu seorang pegawai? Jika iya, apakah kamu suka merasa stress di kantor? Coba deh ganti printer, siapa tahu hidup jadi lebih nyantai. Lhaaa, apa hubungannya??

Jadi pegawai itu penuh tekanan, kawan! Sederet deadline yang harus dipenuhi, kadang sampai harus bawa pekerjaan ke rumah dan menyelesaikannya semalam suntuk. Besoknya kesiangan, sampai kantor terlambat lalu terancam kena potong gaji. Laporan yang sudah dikerjakan semalam harus di-print, eh ternyata tintanya habis. Lalu atasan sudah keburu datang meminta laporan secepatnya. Belum lagi kalau atasannya galak, ya ampun kayaknya lebih enak nyungsep di ujung bumi, gengs.

Dulu waktu saya masih jadi pegawai, horor sendiri kalau sekiranya bakal kena marah sama Pak Bos. Tapi rasanya itu masih mending sih daripada saya harus berhadapan sama printer yang lagi ngadat. Saya lebih sanggup terima diomelin ketimbang harus berkutat dengan printer rusak. Tolong, pengin nangis rasanya.

Saya termasuk orang yang betah bekerja di satu tempat dalam waktu yang lama. Terakhir kali masa kerja saya adalah 6 tahun lebih. Dan selama itu pula bolak balik ngurusin printer yang bermasalah. The most boring thing to be done lah pokoknya. Tapi mau bagaimana lagi, kalau enggak diurusin ya enggak bisa nge-print dong. Alhamdulillahnya saya cukup gigih berusaha apapun caranya agar nge-print jadi lancar. Termasuk selalu mengajukan permintaan kepada yang berwenang untuk membeli printer baru 🙂

Drama Printer yang Kehabisan Tinta

Sampai lupa berapa unit printer yang pernah kami beli saking sering banget rusak. Biasanya saya pakai printer jenis inkjet, yaitu printer yang menggunakan tinta. Awal beli sih semua lancar jaya, meskipun baru seminggu tintanya sudah habis. Ya sudah langsung ganti cartridge dong, secara kalau beli printer biasanya sekalian sama cartridge cadangan.

Drama dimulai satu bulan kemudian. “Ini kok ada pengeluaran untuk beli cartridge melulu, ya?” kata bagian keuangan. Memang printer model inkjet gitu cepat banget habis tintanya. Sementara di kantor yang pakai printer kan bukan saya seorang. Semua karyawan termasuk staff keuangan juga nge-print di situ. Terus bagaimana?

Supaya pengeluaran enggak membengkak akhirnya saya pesan tinta isi ulang yang pakai suntikan. Siapa yang nyuntik? Saya. Dengan bekas-bekas tinta menempel di tangan dan susah hilangnya. Gak apa lah demi bisa print dokumen penting dan demi kepentingan khalayak ramai.

Ternyata cartridge itu enggak bisa lama-lama diisi pakai tinta isi ulang. Jadi setelah 3 kali disuntik biasanya cartridge sudah enggak maksimal lagi, hasil print pasti belang-belang atau bergaris. Beli lagi lah cartridge baru, kalau habis tintanya disuntik lagi sampai 3 kali. Begitu terus sampai printernya rusak. Benar-benar persoalan yang enggak ada ujungnya. Terus siapa yang paling merasa bersalah ketika printer akhirnya di-opname di service center? Sayaaa 🙁

Niat baik memang tak selamanya berjalan mulus ya. Karena cartridge yang mahal dan cepat banget habis tintanya, membuat pengeluaran perusahaan jadi enggak efisien. Niat mau hemat, beli tinta isi ulang eh malah merusak printernya. Sungguh dilemanya orang kantoran yang tugasnya ngurusin printer tuh kayak begini amat, sih?

Kalau printer enggak bisa diperbaiki pasti beli printer baru. Tapi belinya yang itu-itu lagi, cuma beda merek doang. Mudah ditebak dong, kejadian yang sama pun terulang kembali. Sampai akhirnya Pak Bos membelikan kami printer jenis Laserjet yang harganya lumayan banget. “Kalau masih gampang rusak juga kebangetan ini sih,” pikir saya.

Masalah Klise Penggunaan Printer

Kayaknya kok boros banget ya? Tapi memang begitu kenyataannya. Mungkin printer model inkjet itu cocoknya dipakai personal untuk di perumahan ya, buat nge-print tugas sekolah atau kuliah. Yang meskipun dipakai tiap hari tapi jumlah print-nya enggak banyak-banyak amat. Kalau printer rusak bisa dibawa ke service center, sementara itu nge-print tugas bisa di warnet untuk beberapa hari sampai printernya kembali ke rumah.

Beda sama perkantoran yang pakai printer secara massal dan tiada hari tanpa nge-print. Kalau printer rusak enggak mungkin berjamaah nge-print di warnet. Solusi satu-satunya ya harus punya printer cadangan.

Ada baiknya kemampuan printer disesuaikan dengan peruntukannya. Meskipun di brosur tertulis printernya kokoh, bandel, bisa mencetak ratusan lembar dalam sekejap, jangan langsung percaya. Lihat dulu seberapa banyak jumlah tim dalam satu kantor yang akan menggunakan satu printer tersebut. Lebih baik kamu percayanya sama saya aja, bahwa printer yang bermasalah itu sangat sangat sangaaaat mengganggu kinerja karyawan.

Alasan Memilih Printer yang Berkualitas

Boleh lah seorang pegawai berbangga hati kalau di kantornya tersedia fasilitas printer yang mumpuni. Yang dapat mencetak dokumen secara cepat dan mulus tanpa cela. Biar bagaimana yang tercetak di kertas itu adalah hasil jerih payahnya selama bekerja. Harga printer yang sedikit lebih mahal jangan dijadikan masalah, yang penting pekerjaan lancar, bisnis pun ikutan lancar bagai air yang mengalir.

Menurut artikel yang pernah saya baca ada 11 kriteria karyawan yang disukai oleh atasan. Yaitu disiplin, berkinerja baik, memiliki inisiatif tinggi, bekerjasama dengan baik dalam team, mampu bekerja cepat, sistematis dan efisien. Selanjutnya adalah cepat tanggap, menurut perintah pimpinan, sering memberikan ide cemerlang, ramah dan mudah senyum, pekerja keras, hasil kerja memuaskan.

Semua itu bisa dicapai selama didukung dengan suasana kerja kondusif. Salah satunya adalah memilih printer yang berkualitas. Ayo para pejuang kantoran, buruan deh mengajukan ganti printer. Kalau enggak dikabulin, sebutin aja nih keuntungannya apa sih kalau pakai printer yang bagusan. Dan tunjukkan kalau kalian bisa memiliki 11 kriteria di atas.

Hemat Waktu

Pilihlah printer yang cepat dalam mencetak dokumen. Dengan demikian pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Bisa deh kamu jadi karyawan yang mampu bekerja cepat dan disiplin mengumpulkan tugas 😉

IMG 20170806 194413 1024x463 - Stress Jadi Pegawai? Coba Ganti Printernya

Hemat Uang

Pertama, time is money. Karena sudah menghemat waktu maka kita bisa melakukan lebih banyak hal lainnya. Kedua, dengan printer yang enggak sering minta diganti cartridge berarti telah menekan pengeluaran. Selamat menjadi karyawan yang sistematis dan efisien.

Profesional

Kadang apa yang kita print adalah untuk keperluan eksternal. Bagaimana coba kalau pihak lain menerima hasil pekerjaan dengan print out yang kurang jelas? Bisa-bisa dianggap tidak profesional dan mengurangi penilaian serta kesempatan. Mana bisa jadi karyawan yang memiliki kinerja baik, yang ada akan dinilai lemah—bukan pekerja keras dan hasil kerjanya tidak memuaskan.

Lebih Bersih

Perhatikan pula kemudahan mengisi ulang tinta. Agar cairannya tidak beleber ke mana-mana. Soalnya saya pernah nih suntikannya itu nyemprot ke dinding. You know the rest, saya kena komplain sama kantor huhuhuu.

Lebih Produktif

Produktivitas erat kaitannya dengan suasana hati seseorang. Sekarang bagaimana kita mau happy ya kalau persoalan printer ngambek ini selalu bikin suasana hati kita jadi ikut uring-uringan. Boleh dong kita pakai printer yang bikin hati bahagia, supaya bekerjanya lebih fokus. Kalau produktivitas meningkat, punya pencapaian baru, meraih prestasi kerja, apa enggak mau senyum melulu tuh rasanya?

happy employee 1024x682 - Stress Jadi Pegawai? Coba Ganti Printernya

Brother Smart Printer Bukan Seri Inkjet Biasa

Sudah saatnya nih kamu memiliki pengalaman baru dalam mencetak dokumen. Coba deh ambil langkah inisiatif supaya di kantor kamu bisa ada printer dari Brother keluaran terbaru, yaitu Brother Ink Tank Printer. Kenapa? Karena alat tempur yang handal juga dapat meningkatkan kinerja pegawai, loh. Enggak percaya?

Printer Brother terbaru ini terdiri dari tipe DCP-T310, DCP-T510W, DCP-T710W, MFC-T810W dan MFC-T910DW. Semua tipe tersebut merupakan refill printer, yaitu jenis printer dengan sistem pengisian tinta isi ulang. Brother menyediakan tinta isi ulangnya yaitu tinta hitam BTD-60BK dan tinta warna BT-5000C/M/Y. Jadi jangan pakai tinta yang lain ya, soalnya enggak akan cocok 😛

Harga printer ini berkisar antara Rp. 2 juta sampai dengan Rp. 5 juta. Sedikit lebih mahal tetapi kemampuannya tergolong yang terdepan dalam mencetak, baik untuk digunakan di perkantoran maupun di rumah.

Dan tentu saja ini merupakan printer multifungsi yang tidak hanya bisa mencetak dokumen, tapi juga bisa untuk scan, copy dan fax.

Printer Brother

Mencetak dengan Kecepatan Tinggi

Mau hemat waktu? Brother printer dapat mencetak dokumen dengan kecepatan 12/10 ipm. Hitungan yang diberikan Brother bukan lagi berdasarkan jumlah ppm (page per minute), tetapi lebih cepat yaitu image per minute. Karena normalnya mencetak gambar biasanya memakan waktu sedikit lebih lama daripada teks. Dengan tinta warna Brother ink tank printer dapat mencetak 10 image per menit, sedangkan tinta hitam bisa mencapai 12 image per menit.

Tipe tinta high-yield yang melengkapi printer ini tentunya dapat mencetak gambar dengan warna yang maksimal. Kita bisa loh bikin brosur atau flyer profesional dengan printer ini.

Printer yang bisa mencetak secara cepat adalah printer idaman semua pegawai, gengs. Kalau Pak Bos mendadak minta laporan lalu dalam waktu semenit  sudah ada di atas mejanya, apa enggak terkesan tuh beliau?

Refill Mudah dan Akurat

Say bye bye lah sama rutinitas mengisi tinta printer yang paling merepotkan pakai suntik-suntik segala. Belum tentu juga printernya langsung bisa berfungsi. Printer Brother sengaja mendesain secara khusus cartridge dan botol tinta agar proses pengisian ulang tinta berjalan lancar tanpa tumpah atau berceceran.

Pada bagian ink tank atau cartridge terdapat tutup transparan yang memungkinkan penggunanya lebih mudah mengecek kondisi ketersediaan tinta. Jadi kalau sudah tahu tintanya tinggal sedikit bisa langsung diisi ulang, enggak perlu nunggu printer kehabisan tinta. Ok sip, ini keren banget sih. Secara psikologis jadi bikin pegawai lebih berinisiatif agar urusan cetak-mencetak dokumen lancar terus.

Produktivitas Berlipat Ganda

Ini tadi sudah disinggung sebelumnya ya. Sekarang apalagi yang bisa didapat kalau printernya sudah oke begini, pastinya produktivitas meningkat tajam laaah. Apalagi untuk tipe tertentu printer Brother dilengkapi dengan fitur layar LCD 1,8 inch dan keypad untuk navigasi menu secara cepat dan mudah digunakan.

Mau cetak dokumen atau scan langsung ke USB juga bisa banget, enggak perlu koneksi ke komputer. Jadi kalau kamu sudah mematikan PC tapi ada yang kelupaan belum di-scan, bisa langsung aja scan dan save ke USB. Asli ya ini membantu banget loh menurut saya.

Bekerja Secara Efisien

Kalau printer Brother adalah printer idaman para karyawan, maka karyawan yang dapat bekerja secara efisien adalah favoritnya para atasan. It’s true…

Saking efisiennya printer Brother bisa mencetak di macam-macam ukuran kertas. Paper tray-nya bisa muat 150 lembar kertas (hampir 1/3 rim loh) yang bisa disesuaikan ukurannya.

Mau scan, copy dan fax bisa langsung 20 lembar otomatis, karena printer Brother dilengkapi dengan Auto Document Feeder. Dan jangan lupa, multipurpose tray-nya bisa menampung 80 lembar kertas dengan gramasi variatif. Ulalaaa, keren banget.

Lebih Hemat

Semua keunggulan printer Brother sepertinya memang bertujuan untuk menghemat baik dari segi waktu maupun biaya. Kecepatan mencetaknya tentu dapat memangkas sebagian waktu yang biasanya terbuang untuk menunggu hasil cetakan.

Selain pengisian tinta yang mudah ternyata jenis tinta high-yield dari Brother bisa mencetak ribuan halaman dengan satu botol refill yang harganya Rp. 90.000 saja. Untuk cetakan hitam putih bisa mencetak hingga 6.500 halaman, sedangkan tinta warnanya bisa mencetak sekitar 5.000 halaman.

Istimewanya lagi untuk tipe MFC-T910W memiliki fitur Auto 2-Sided Printing, yang memungkinkan mencetak pada dua sisi halaman alias bolak-balik. Pertama, nge-print bolak balik itu sama saja sekali jalan bisa print 2 halaman sekaligus—hemat waktu. Kedua, dengan mencetak bolak balik berarti juga menghemat kertas. Tahu dong ini artinya apa? Sama saja kita turut serta melestarikan lingkungan karena jumlah pemakaian kertas bisa berkurang sebanyak 50% dari biasanya. What a nice stuff.

Cetak dari Mana Saja

Fitur yang tak kalah menarik adalah built-in Wi-Fi dan Ethernet network pada printer Brother, yang memungkinkan penggunanya mencetak dokumen dari mana saja. Dari PC, laptop, tablet, dan smartphone.

Printer Brother

Jadi kalau lagi enggak buka PC atau laptop, tapi ada dokumen penting yang harus di-print dan filenya ada di handphone bisa langsung dihubungkan melalui Wi-Fi, lalu print dokumen suka-suka hati 🙂

Untuk lebih jelasnya tentang Brother Ink Tank Printer, silakan simak video berikut ini.

Kesimpulan

Kita tentu ingin mencapai sesuatu selama berkarir, kendati jalannya terjal dan penuh liku. Lakukan apa yang membuat perasaan gembira, terus berkarya dengan hati yang bahagia. Temukan cara-cara unik dalam meningkatkan produktivitas. Gunakan printer Brother untuk mendukung kinerja kamu dengan segala keunggulan yang dimilikinya.

Dengan Ink Tank Printer Brother, siap-siap deh jadi karyawan teladan. Saya do’ain cepat naik jabatan 😉

IMG 20180215 WA0017 - Stress Jadi Pegawai? Coba Ganti Printernya

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  

8 thoughts on “Stress Jadi Pegawai? Coba Ganti Printernya

  1. Ucig says:

    Aku jaman masih ngantor itu printer jadi rebutan. Dan klo udah masalah manggil mamang2..
    Asyik klo bisa langsung print tanpa buka PC …๐Ÿ˜

  2. ariefardia says:

    Aku dulu juga mengalami hal serupa dengan printer ber-cartridge. Tapi sepertinya masalah itu bener-bener akan selesai kalo pake inktank printer milik Brother ya ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *