cetak foto kekinian

Cetak Foto Kekinian ID PhotoBook

Sejak memiliki kamera digital mungkin foto yang saya kumpulkan sudah puluhan ribu jumlahnya. Ketika buka-buka hardisk sampai bengong sendiri “ini foto banyak amaat?”. Eh tapi enggak ada satu pun yang dicetak itu fotonya. Sejak itu pula rasanya saya kehilangan momen menikmati sebuah album foto.

Tak terasa sudah 10 tahun lebih saya belum cetak foto lagi karena semua bisa dilihat melalui layar komputer atau ponsel. Padahal sebelumnya saya paling rajin cetak foto dan di rumah bertumpuk puluhan album foto dari kamera analog. Foto bersama teman sekolah/kuliah, foto bersama keluarga, foto lebaran, foto jalan-jalan dan sebagainya.

Saat membuka kembali album foto tersebut seperti ada perasaan hangat yang merambati hati saya. Semacam kerinduan pada masa-masa gemilang ketika saya dan teman-teman bisa nyengir lebar ke kamera, atau ketika kami sekeluarga besar berpose pada Hari Raya. Ah, saya ingin punya album foto lagi.

Kalau zaman now orang-orang suka cetak foto kekinian dengan desain kayak majalah. Udah lama banget saya berencana mau bikin album foto tahap tumbuh kembang si kecil dan hal-hal pertama yang ia lalui. Sepertinya boleh juga kita coba cetak foto bertema baby milestones.

cetak foto kekinian

Salah satu rekomendasi tempat cetak foto kekinian adalah ID Photobook. Di mana kita bisa mencetak album foto dengan mudah dan pengiriman file foto dilakukan secara online, baik foto dari kamera digital maupun dari kamera ponsel. Nantinya album foto akan dikirim ke rumah dan siap-siap membuka kenangan dalam lembar demi lembarnya.

Cetak Foto Kekinian di ID Photobook

Saya sengaja menggunakan hardisk eksternal khusus untuk menyimpan foto. Sejak anak kami lahir 3,5 tahun lalu sampai kini jumlah foto dirinya sudah ribuan dalam puluhan folder yang saya urutkan berdasarkan bulan dan tahun. Kebayang enggak tuh kalau mau lihat-lihat foto sejak ia kecil sampai sekarang, bisa lupa waktu bukain satu-satu foldernya.

cetak foto kekinian

Menurut saya memiliki album foto merupakan ringkasan cerita yang mewakili sekian banyak momen. Maka dari puluhan folder itu saya ambil masing-masing 1-3 foto terbaik, khususnya yang menunjukkan perkembangan anak. Seperti fase saat ia baru lahir, bisa tengkurap, merangkak, duduk, berdiri hingga berlari. Juga foto ketika momen pertama yang ia lalui seperti pertama kalinya ia menyentuh hujan, sepeda pertama, ulang tahun dan sebagainya.

ID Photobook menyediakan jasa cetak foto berbagai ukuran album foto. Karena foto yang saya pilih ternyata banyak banget, jadi saya cetak album foto ukuran large (20×30 cm), yang terdiri dari 16 halaman dan bisa memuat 80 buah foto berukuran kombinasi.

Cara Pesan Album Foto di ID Photobook

Untuk bisa melakukan pemesanan album foto di ID Photobook caranya cukup mudah dan cepat.

  1. Masuk ke situs www.idphotobook.com
  2. Klik menu katalog lalu pilih jenis album foto yang diinginkan. Terdiri dari Medium, Square, Large dan Quinn Series.
  3. Mengisi data pembeli (nama, email, nomor handphone/whatsapp, alamat).  Pastikan diisi dengan data yang sebenarnya dan alamat harus lengkap.
  4. Periksa kembali album foto yang ingin dibeli apa sudah sesuai dengan saat pertama memilih. Jika sesuai, klik lanjut.
  5. ID Photobook akan memberikan total nilai belanja ditambah 3 digit kode unik. Silakan ditransfer sejumlah tersebut ke rekening BCA, BRI, Mandiri dan BNI yang tertera pada halaman konfirmasi pembayaran. Transfer sebelum 1 x 24 jam agar tidak terjadi pembatalan transaksi secara otomatis.
  6. Jika pembayaran telah terkonfirmasi maka ID Photobook akan memberikan notifikasi untuk mengirimkan foto-foto yang ingin dicetak.
  7. Proses selama kurang lebih 14 hari, kemungkinan bisa lebih cepat.

Gampang kan? Enaknya cetak foto secara online itu kita serasa kayak bisa cetak foto dari HP. Gara-gara perangkat pintar tersebut, dalam 2 minggu akan ada sebuah album foto yang datang ke rumah 😉

Photobook Berkualitas yang Menyimpan Kenangan

Saya cukup puas dengan hasil yang diberikan oleh ID Photobook. Foto-foto si kecil jadi punya tempatnya sendiri di rumah kami, dalam balutan album eksklusif berwarna biru langit yang sangat manis. Kebetulan saya memilih desain Simple Elegant dari 4 pilihan yang ditawarkan. Adapun 3 desain lainnya bertema  Traveller, Romantic dan Colorful.

Album foto terbuat dari material semi premium. Kertas fotonya cukup tebal—mungkin sekitar 150gr, dan berkesan doff jadi tidak silau atau mengkilat jika terkena sinar. Sedangkan covernya terbuat dari hardboard 2mm berlapis fancy paper yang cukup eksklusif.

cetak-foto-kekinian-3

Harga cetak foto yang ditawarkan mulai dari Rp. 99.000 sampai dengan Rp. 350.000 tergantung ukuran yang dipilih.

So far menurut saya pelayanannya cukup ok dan cepat. Memang untuk prosesnya memakan waktu agak lama ya sampai 14 hari. Tapi ini masih terbilang wajar karena sebagai customer kita hanya memberikan foto saja, sedangkan ID Photobook yang mendesain tata letak foto pasti membutuhkan waktu. Selain menjaga kualitas produk ID Photobook juga menambahkannya dengan buble wrap saat pengiriman. Sehingga kita tidak khawatir album fotonya bakal rusak selama perjalanan.

Album foto yang saya pilih merupakan varian window untuk menunjukkan foto di halaman pertama. Pada bagian ini potongannya agak kurang rapi kalau dilihat secara mendetil. Tapi secara keseluruhan sudah bagus sih. Packagingnya juga menarik, yaitu berupa box hitam dari hardboard. Jadi kalau mau menjadikan album foto ini sebagai kado ok banget nih.

Satu yang saya sayangkan, saya lupa bilang untuk menyusun foto-fotonya sesuai dengan tanggal foto diambil agar lebih terasa baby milestones-nya. Seandainya diurutkan bisa jadi cerita tersendiri, seperti perjalanan si kecil dari ia lahir hingga hari ini. Meski demikian, saya tetap merasa terharu melihat semua foto-foto itu akhirnya bermuara pada sebuah album foto. Dan semakin menyadari, anak saya sudah besar.

Tips Cetak Album Foto di ID Photobook

Setiap momen berharga dalam hidup kita layak diabadikan dalam sebuah foto. Namun jangan juga foto-foto tersebut hanya berdiam diri di dalam kamera atau hardisk komputer di rumah. Buatlah satu atau beberapa album foto sebagai kenang-kenangan yang suatu saat bisa kita buka kembali tiap lembarnya. Bisa untuk diri sendiri, bisa juga kita nikmati bersama keluarga atau teman. Karena sensasi membuka album foto selamanya akan berbeda dengan membuka foto melalui komputer.

cetak-foto-kekinian-4

Untuk itu, buatlah sebuah tema untuk memudahkan dalam memilih foto. Misalnya tema traveling, berarti pilih foto terbaik yang berkaitan dengan jalan-jalan dan liburan. Atau tema Hari Raya, yang akan berisi foto-foto lebaran atau perayaan lainnya dari tahun ke tahun.

Kumpulkan foto-foto tersebut dalam satu folder kemudian kompres dengan aplikasi RAR untuk memudahkan pengiriman foto melalui email. Atau bisa juga upload foto di Google Drive dan copy link-nya. Ketika kirim email ke ID Photobook, berikan link tersebut.

Sebaiknya foto jangan di-resize untuk menjaga kualitas gambar tetap baik dan tidak pecah.

***

Saya rekomendasikan ID Photobook sebagai tempat cetak foto bagi yang ingin memiliki album foto dengan desain eksklusif. Selain foto-foto si kecil seperti yang saya miliki, bisa juga loh cetak foto teman-teman lama atau momen-momen penting lainnya. Bisa untuk kado ulang tahun dan annivesary juga 🙂

Oh ya saya pernah juga menulis tentang sebuah resepsi pernikahan sederhana. Album foto dari ID Photobook ini bisa loh jadi salah satu cara untuk menghemat biaya resepsi.

ID Photobook Social Media

Facebook : IdPhotobook

Intagram : id.photobook

Youtube : ID Photobook

  • 9
  •  
  •  
  •  
  •  

41 thoughts on “Cetak Foto Kekinian ID PhotoBook

  1. Aan says:

    dengan makin mudahn akita menyimpan foto-foto digital di album virtual tidak serta merta melupakan dokumentasi fisik karena bisa digenggam nyata. perlu juga mencetak momen-momen berharga dengan cara konvensional. karenaa kita tidak pernah tahu usia penyimpan data digital bisa tetiba rusak. maka harus ada back up ya kak

  2. Valka says:

    Wah, jadi kepengen ikutan nyetak foto juga. Udah lama enggak melakukan kayak gitu. Aku nyetak foto buat keperluan kuliah aja biasanya, tapi gak ada yang jadi koleksi buat album wkwk Kalau jumlah maksimal foto untuk satu album ada ketentuannya atau apa terserah kita?

  3. windhu says:

    Benar juga, setiap momen berharga dalam hidup kita layak diabadikan dalam sebuah foto. Namun jangan juga foto-foto tersebut hanya berdiam diri di dalam kamera atau hardisk komputer di rumah.

    Dan… akupun memang sudah lama banget nggak cetak foto. Jadi kangen punya album foto lagi…

  4. April Hamsa says:

    Wah iya nih sayang kalau foto2 gak dicetak. Soalnya khawatir kalau dalam bentuk digital bisa rusak atau malah terhapus. Kalau dicetak seenggak2nya ada yang disimpan. Noted tips kalau mau cetak potonya πŸ˜€

  5. Fanny F Nila says:

    Aku jg ga nyeseeeeel banget pesen dari photobook. Baguuus hasilnya. Aku lbh tertarik utk bikin album traveling sih. Secara selama ini semua foto2nya cm disimpen di Flickr. Jd kemarin aku pesen 18 album hanya utk album traveling based on negara biar bisa rapi dan ga berantakan :D.

  6. Evi Fadliah says:

    Terakhir cetak foto waktu resepsi pernikahan, setelah itu belum pernah cetak foto2 lagi dechh! Hasilnya keren ya, nggak kaya biasanya, boleh juga niy buat cetak perjalanan si kecil, soalnya selama ini cuma disimpen di laptop dan hp ajah.

  7. Niedha says:

    Wuah info baru niy, pernah siy liat2 sekilas idphotobook di ig , jd pengen cetak jg, secara jaman kita kuliah cetak foto mulu ya hahahahaha,,, ayo foto2 kita kuliah mana yg lucu sm si unyu2 itu hehehehe πŸ˜‰πŸ˜‰

  8. Kholida Alwi says:

    Terakhir kali cetak foto kapan yaa, udah lama banget sampe lupa. Semenjak era foto digital semua foto cuma disimpan di komputer dan handphone. Sampai suatu ketika ada foto yg corrupt file nya, kan sedih 😒 bener sih ini harus mulai dicetak lagi fotonya biar ga hilang memorinya yaa. Nice rekomendasi nih, cetak foto jadi semudah ituπŸ‘

  9. Ucig says:

    Asik banget ini ya mak…
    Jadi nggak cuma disimpen ajaa, mamaku suka protes. Cetak dong fotonya πŸ˜„
    Wah wajah papinya Ham terpampan, hihii

  10. Nadia K. Putri says:

    Saya tertarik banget untuk cetak foto-foto perjalanan di ID Photobook. Sayangnya, yang saya cetak pengen dijadikan buku dan terdaftar di ISBN. Padahal suka banget sama konsep dan print-out-nya ID Photobook :”)

  11. Diyanika says:

    Aku ngerasain gimana rasanya saat foto anak kehapus, rasanya tuh sayaaaaaang banget. Makanya harus dicetak juga biar makin awet dan bisa jaid kenangan suatu hari nanti.

  12. Intan Rastini says:

    Suami saya sempat ngasi tau kalau ada jasa cetak dan editing foto seperti jni di IG, soalnya suami yang paling rajin foto dan upload foto anak-anak di UG hihihi sampai akhirnya IG saya udah kebanyakan posting (udah 5ribuan posting foto) lalu suami bikin akun IG sendiri buat foto anak-anak.
    Jadi mbak abis biaya berapa dan kirim berapa foto ke idphotobook?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *